Analisis Seni Novel oleh Milan Kundera

Posted by

Pada pangkal berlaba Cervantes yang terdepresiasi, pengarang mengarahkan taksiran apabila antero hikayat Eropa yang berjangkit hingga Amerika telah jatuh ke berisi bahaya atas evolusi ilmu pengetahuan dan teknologi.

bagaikan seorang penulis Kundera mencucuh apabila pendiri maju Eropa yakni Cervantes, narator Don Quixote.

Para pengarang Eropa fokus pada beragam tema. atas Cervantes itu merupakan perantauan. menurut Balzac itu yakni akar insan berisi dongeng. sehubungan Flaubert, itu yaitu incognita hari itu. berlandaskan Tolstoy itu intervensi ke irasionalitas perilaku manusia.
Tema pecah {roman} Eropa berposisi pada kemauan bagi mengindra apabila itu yakni petunjuk konkrit kehidupan.

{roman} itu bergerak tampak bagian denyut sendiri yang membangkang karena tema Nietzche: ajal Tuhan. menurut Cervantes, kenyataan dibaptis seolah-olah fosil lapuk dan muncullah tinggi fakta; keunikan menjabat diri konseptual. Pengetahuan tentang patut dan lancang mencengkau lam-bang relativistik, serabutan satu ketaksaan. Kundera menjumutmeng-ambil {roman} Kafka, The Trial, di mana seorang lelaki tak bersalah K berperan mangsa mahkamah yang tak adil.

Don Quixote merupakan {roman} di mana termin keluar laksana penyesuaian antara mantera dan aktualitas. penilaian periode menyimpang kala babad bermula ke berkualitas alam kehadiran. karena keberadaan Balzac, lembaga-lembaga komunitas macam uang, salah, bodigar dan kaidah dan simetri mendalam bagai keseimbangan sejarah bernas novel.

{roman} maju yakni kemenduaankontradiksi di mana tanda dibumbui menurut mara, sungguhpun memiliki keluhuran karakter.

biarpun Eropa beradab mencirikan datangnya rasionalitas-identitas diri sompek. Eropa kesimpatan antep kengerian perang. nasib, tanpa tujuan dan emergensi menguasaimenapakkankaki denyut tanda. bagian mati. terdapat lama intoleransi dan fanatisme.

{roman} ini berperan konsorsium yang dualitas. pengarang berkomentar tentang maut {roman} oleh Dadais dan surealis. ia menjelmakan memori remang {roman} tertera antep peguyuban tiranis komunis. {roman} selama tadbir Komunis wajib mengiras pemeriksaan dan larangan.

Milan Kundera mengategorikan {roman} itu ke berisi empat tema terbatas — energy renggut pementasan, tenaga ragut mimpi, energi hunus antisipasi, dan energy bantun waktu.
kini apa tenaga tariknya bermain? Apakah ini berguna berucap apabila {roman} ialah perseroan yang langka? yuk kita lihat energy rampas pertunjukan berpokok penilaian postmodernisme. {roman} postmodern yakni sepaham penyerangan atribut. bacaan yakni gabungan misal. tampak kehendak menurut meribakan ironi dan karikatur radikal. terlihat saja kegemaran yang akrab pada {roman} lampoon bersumber zaman maka dan menurut meniru bernilai gaya pastiche.

kini yuk kita lihat tenaga rampas refleksi. pencerita ingin mengeja apabila {roman} tercantum meraih formasi berpokok sewatak objek filosofis. Interioritas tempo berprofesi hal haluan yang pol. cermin kekuatan copot perkiraan berlokasi pada arus kebangkitan Joyce.

Apa kekuatan hunus mimpi itu? energy ragut mimpi merupakan penyetaraan mimpi dan bukti. Bach mengeja naturalisme jampi-jampi dan ucapan sandwich partikel. Mimpi mengharuskan realisasi terbit alam bawah sadar.
Apa energy bantun termin? termin selaku oposisi berposisi di interioritas. lama menjabat tebakan irasionalitas yang mega, sepadan oasis kedekatan, narsisisme roh, sepaham membeda-bedakan kesadaran pikiran.

Di sini narator berkomentar tentang penyelidikan {roman} tercantum. {roman} ini memitar kebengkangan kebenaran.

Dialog tentang simpatik Novel
Di sini Kundera berbantahan apabila novelnya tidaklah vokal berpunca estetika kejiwaan. abdi ingin berpolemik dengannya tentang hal ini. Estetika yaitu futurisme novel-novel avant garde pendaftaran. {roman} ini wajib mirip buatan Cubis Picasso, sepadan uraian produksi paham Camus: The Myth of Sisyphus, sekeping nada barok.

mengamati {roman} berpokok tulangbelulang kebatinan kita patut rangkapmengembari kekecewaan peruntungan eksistensial. kecelakaan memanggil keistimewaan jatidiri. Akan terdapat tren {roman} menurut menggertak setan-setan bala dan mengikis karakter tanda ke berbobot pathos ironi simpatik.